Mou Unpand dan pemda jepara serta blue economi

Baru-baru ini Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dan Ir.Ir.Djoko Saryono M.Sc selaku rektor Universitas Pandanaran melakukan MoU mengenai blue economy, yang dimaksudkan untuk meningkatkan ekonomi berwawasan lingkungan. Kesepakatan ini telah dia tanda tangani bersama Blue Economy Foundation serta Universitas Pandanaran. Inti kesepakatan, ketiganya siap membangun sinergitas bersama, mempromosikan dan menyosialisasikan, serta mengimplementasikan konsep pemahaman Ekonomi Biru (Blue Economy). Penandatanganan dilaksanakan di Ruang Rapat I Setda, oleh Bupati Jepara atas nama Pemkab Jepara selaku pihak pertama, Dewi Samaragdina dari Blue Economy Foundation selaku pihak kedua serta dari Universitas Pandanaran yang dilakukan rektor, Djoko Saryono, Kamis (23/6).
Djoko Saryono menegaskan ekonomi berwawasan lingkungan menjadi isu berkembang saat ini. Sebagaimana yang ditegaskan langsung Presiden Joko Widodo di hadapan rektor se-Indonesia di Yogyakarta, memasuki era MEA dan global, ekonomi berwawasan lingkungan sangat menentukan. Ujungnya adalah daya saing dan kemudahan kecepatan perijinan menjadi prioritas utamanya. Terkait hal inilah perlu adanya ekonomi kawasan yang memadukan sinergitas antara  perguruan tinggi, pemerintah, serta dunia usaha/industri. Perlunya sinergitas juga dipertegas oleh Menristek dengan istilah hilirisasi. Yaitu tidak boleh lagi ada “sektoral” apalagi “ego”, tetapi yang harus dilakukan adalah “bersinergi”.
“Penandatanganan yang kita lakukan saat ini juga dapat dimaknai “bersinergi”.  Inilah waktunya untuk melakukan sinergitas, khususunya untuk memanfaatkan momentum keterbukaan dalam menyikapi globalisasi ekonomi 2020 mendatang,” katanya.
Dewi Samaragdina, founder Blue Economy Foundation menyatakan bahwa pemahaman Ekonomi Biru (Blue Economy) merupakan perkembangan dari Green Economy. Intinya adalah ramah lingkungan dengan melibatkan peran serta masyarakat. Dalam perjanjian ini pihaknya hanya akan mengkaji apa yang telah dilakukan. Selanjutnya akan ditingkatkan dan dikembangkan. Atau denagn katan lain,  valuenya ditingkatkan tanpa meninggalkan kebutuhan lokal. Penandatangan kerjasama dengan Pemkab Jepara ini sendiri tercatat yang ke tiga kalinya dilakukan. Dimana sebelumnya Blue Economy Foundation telah nelakukan MoU dengan Propinsi Jawa Timur dan Malang.

Bupati Jepara sangat apresiasi atas kebersamaan ini. Pemkab sangat menyambut baik kerjasama pengembangan dan peningkatan ekonomi berwawasan lingkungan, sebagaimana tertuang dalam Penandatanganan bersama. Pada dasarnya Pemkab Jepara juga sangat terbuka untuk kerjasama dengan seluruh perguruan tinggi maupun pihak terkait. Termasuk dengan Universitas Pandanaran dan Blue economic foundation. Karena Kabupaten Jepara memiliki kawasan pesisir yang luas dan telah menjadi urat nadi perekonomian. Dimana didalamnya bermukim 614.299 jiwa atau  65.45 % penduduk Jepara. Ahamd Marzuqi sangat berharap atas keberhasilan kerjasama dan berdampak positif. Mengingat permasalahan degradasi kualitas lingkungan pesisir ini terus terjadi. “Inilah yang menjadi salah satu tugas kegiatan bersama yang akan kita lakukan dengan Universitas Pandanaran serta  Blue Economy Foundation ke depan,” katanya. (SB).

Komentar

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Universitas Pandanaran Semarang