Selamat Datang di Universitas Pandanaran Semarang...

Universitas Pandanaran berdiri sejak tahun 1996 di Semarang. Universitas Ki Ageng Pandanaran Semarang (UNPAND) berdiri tepatnya tanggal 8 Agustus 1996 dengan SK Mendikbud Nomor 59/D/O/1996. UNPAND didirikan atas usaha tokoh pendirinya a.l: Bp. Sutrisno Suharto (Walikota Semarang 1990-2000)

Kelangsungan penyelenggaraan Universitas Pandanaran Semarang tidak lepas dari keberadaan Yayasan Abdi Masyarakat Korpri Kota Semarang dan hingga kini masih di kelola oleh Yayasan tersebut. Universitas Pandanaran Semarang memiliki 3 (lima) fakultas dengan 10 (sepuluh) Jurusan/Program Studi meliputi Program Studi Strata Satu (S1) yang terdiri dari Program Studi Teknik Arsitektur, Manajemen dan Akuntansi serta Program Diploma III (D III) meliputi Program Studi Teknik Elektro, Teknik Lingkungan, Teknik Mesin, Teknik Kimia, Teknik Sipil, ilmu Komunikasi dan Ilmu Administrasi Niaga.

Thursday, November 20, 2014

DIKSAR KOMPLID di UNGARAN

Salah satu unit kegiatan mahasiswa KOMPLID di Universitas Pandanaran, pada 15 November 204 mengadakan pendidikan dasar bagi anggota baru tahun ini. Komplid, Komunitas Peduli Lingkungan Hidup, adalah kumpulan mahasiswa yang bergerak di bidang lingkungan dan pecinta alam. Kali ini pelaksanaan diksar dilaksanakan di Gunung Ungaran. Anggota baru berjumlah sekitar 30 orang dari berbagai jurusan yang ada di Universitas Pandanaran. Selamat buat anggota baru!

Undercover: Become A Friend

Panitia 'Become A Friend' dibelakang layar panggung, bercengkrama dengan musisi guest band dari Yogyakarta. Ada kegembiraan di wajah panitia, karena acara berlangsung cukup sukses dan lancar. Panitia BAF, Ayip bersyukur," Alhamdulillah, acara berjalan baik. Dan pengunjung semakin malam bertambah banyak pada malam minggu ini. Semoga acara ini dapat berlangsung tiap tahun. Terima kasih buat segala pihak yang membantu penyelenggaraan acara ini. Terutama pihak kampus yang telah mendukung dan mengijinkan mahasiswa berkreatifitas. Thanx's all..."

BECOME A FRIEND di KAMPUS UNPAND

Sebuah acara anak muda diselenggarakan oleh anak kampus Unpand, pada tanggal 8 November 2014. Acara bertajuk "Become A Friend" dilaksanakan dihalaman kampus Unpand. Panitia pelaksana dimotori oleh UKM Musik Lantai Tiga UNPAND, yang didukung penuh oleh civitas akademi Unpand. Berlangsung sejak sore hari, acara dibuka Wakil Rektor 3 Unpand, Ibu Esty Yultriani. Berbagai acara dilaksanakan dalam satu rangkaian kegiatan, seperti panggung musik, stand kuliner, berbagai komunitas di seputar kampus. Bahkan di panggung musik, panitia mengundang guest band dari Jogja. Hal ini mampu menarik kawula muda seputar kampus Tembalang. Meski sempat diguyur hujan sebentar di lepas maghrib, acara berjalan meriah hingga selesai di malam hari.

Monday, November 10, 2014

Rektor Unpand 2014

REKTOR UNPAND BARU 2014

Pada tanggal 30 Oktober 2014, Yayasan Abdi Masyarakat telah melaksanakan pelantikan rektor Universitas Pandanaran yang baru yaitu Bapak Joko Saryono. Beliau lulusan Magister luar negeri Inggris. Rektor sebelumnya bapak Erwin telah habis masa berlakunya sejak pertengahan tahun  ini.
Selanjutnya perubahan struktural lainnya adalah sebagai berikut: Wakil Rektor 1- Ibu Margareta Maria S., Wakil Rektor 2 - Bp Andi Tri, wakil Rektor 3 - Ibu Esty Tri Yuli, Wakil Rektor 4 - Bp Dicky dan Ketua LPPM bp Sri Praptono.

Sunday, September 21, 2014

UPACARA PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNPAND 2014


Hingga saat ini menjadi mahasiswa merupakan cita-cita setiap lulusan siswa yang telah lulus dari SMA/SMK/MA atau bahkan lulusan paket C, Oleh karenanya sebagian besar siswa yang telah lulus selalu berkeinginan mendaftarkan diri untuk masuk ke perguruan tinggi, baik ke perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi yang menyelenggarakan ikatan dinas, maupun perguruan tinggi swasta. Walaupun demikian kesempatan mengenyam pendidikan di perguruan tinggi ternyata baru dimiliki oleh sebagian kecil penduduk Indonesia. Data pada Kemdikbud menunjukkan hingga 2013 angka partisipasi kasar perguruan tinggi baru mencapai 29,9% dan pemerintah menargetkan akan naik menjadi 35% pada tahun 2015. Karenanya kepada lulusan sekolah yang telah diterima menjadi mahasiswa diharapkan dapat mempergunakan kesempatan tersebut sebaik mungkin sehingga berhasil menyelesaikan studinya. Demikian Rektor Universitas Pandanaran (UNPAND) Erwin Dwi Edi Wibowo saat menyampaikan amanatnya pada upacara penerimaan mahasiswa baru tahun 2014 di kampus Jl. Banjarsari Barat 1 Semarang beberapa waktu lalu. Selanjutnya ia mengatakan bahwa belajar di perguruan tinggi memang penuh dengan dinamika, tetapi diharapkan para mahasiswa baru tetap dapat menyesuaikan diri dan mampu menemukan solusi sehingga tetap memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar dan menyelesaikan studinya dengan menggondol ijazah dan memiliki kompetensi unggul sesuai bidang studinya.
Pada tahun 2014 menurut Pembantu Rektor bidang Akademik Hermawan Budiyanto, Universitas Pandanaran menerima 788 mahasiswa baru yang tersebar pada 10 program studi yang ada, dibandingkan tahun sebelumnya jumlah tersebut mengalami peningkatan. Para mahasiswa baru tidak hanya berasal dari Semarang dan sekitarnya tetapi terdapat pula mahasiswa yang berasal dari luar provinsi Jawa Tengah, bahkan beberapa mahasiswa berasal dari luar Pulau Jawa.Setelah kegiatan upacara penerimaan, para mahasiswa baru mengikuti orientasi kampus berupa penjelasan umum dari Ketua Yayasan Abdi Masyarakat Semarang (HariniKrisniati), serta penjelasan bidang akademik, bidang administrasi umum dan keuangan, serta bidang kemahasiswaan yang masing-masing disampaikan oleh para Pembantu Rektor. Selain itu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unpand juga menyelenggarakan pemanduan minat dan bakat para mahasiswa baru dengan memperkenalkan unit-unit kegiatan mahasiswa yang ada.

Monday, September 1, 2014

PENDAFTARAN MABA 2014 SUDAH DITUTUP

Pendaftaran mahasiswa baru tahun 2014 Universitas Pandanaran telah berakhir (ditutup) pada tanggal 30 Agustus 2014. Terima kasih kepada para pendaftar dan selamat kepada pendaftar yang telah tercatat sebagai mahasiswa baru tahun 2014. Pendaftaran mahasiswa baru berikutnya untuk tahun 2015 akan mulai dibuka 1 Oktober 2014. Demikian, terima kasih perhatiannya

Sunday, August 24, 2014

MAHASISWA KKN UNPAND KEMBANGKAN SARPRAS DI LERENG GUNUNG ANDONG

Kunjungan Rektor dan Peresmian Sarana Prasarana KKN-PPM Universitas Pandanaran Semarang beberapa hari lalu di Dusun Mantran Wetan, Desa Girirejo Kecamatan Ngablak,Kabupaten Magelang, disambut dengan tarian tradisional Jawa Tengah “Topeng Ireng” dan dilanjutkan dengan tari “Kuda Lumping”. Dalam acara ini dilakukan pengguntingan pita dan pendatanganan prasasti peresmian sarana prasarana KKN-PPM Universitas Pandanaran. KKN-PPM UniversitasPandanaran Semarang di Dusun Mantran Wetan Desa Girirejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang yang terletak dilereng gunung Andong ini, secara umum bertujuan untuk menggali partisipasi aktif wargamasyarakat,mulai dari menemukan dan mengenali potensi dan permasalahan, mendampingi dalam penyusunan program kebutuhan penanganan permasalahan serta bersama-sama masyarakat menyusun rencana tindak pengembangan dan pembangunan kawasan.
Potensi keruangan Wilayah Spasial Dusun Mantran Wetan memiliki setting kawasan yang memiliki ketinggian diatas 500 meter diatas permukaan laut dan berada di lereng Gunung Andong, kawasan Mantran memiliki udara yang sejuk khas daerah perdesaan dilereng pegunungan.Terletak pada jalur wisata regional Kopeng – Ketep Pass, yang melalui wilayah Perbatasan Kabupaten Semarang dengan Kabupaten Magelang, dan menjadi Paket Wisata daerah tujuan wisata yang berskala Regional di ProvinsiJawa Tengah. Selain itu Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang masuk dalam Rencana Pengembangan Kawasan Agropolitan Merapi Merbabu di wilayah Provinsi Jawa Tengah yang berskala Regional.
Potensi Sistem Aktivitas masyarakat Dusun Mantran Wetan bersifat agraris pertanian dengan komoditas utama di bidang subsector  pertanian hortikultura serta sub sector peternakan, termasuk salah satu penghasil komoditas tanaman sayuran terbesar di Jawa Tengah selain penghasil tanaman tembakau.
Potensi Seni Budaya Tradisional  Dusun Mantran Wetan menjadi sebuah bentuk komitmen masyarakat dalam  melestarikan seni budaya tradisional yang dilakukan secara turun temurun dan dapat manjadi salah satu daya tarik wisatawan.Seni Budaya Tradisional Mantran yang terletak di lereng Gunung Andong tergabung dalam Kelompok Seni Budaya “Festival Lima Gunung”, bersama dengan komunitas seni budaya tradisional masyarakat di lereng Gunung Merbabu, Merapi, Gunung Sumbing dan Gunung Menoreh. Bentuk bangunan tradisional khas perdesaan dengan detail elemen dan komponen bangunan yang menunjukan kearifan local arsitektural masyarakat setempat.
Dalam program KKN-PPM di Dusun Mantran Wetan, Desa Girirejo Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Universitas Pandanaran membangun Fasilitas di antaranya jalan, saluran air (Gorong-Gorong), MCK Umum, Percontohan Rumah Sehat Melalui pemberdayaan masyarakat sebagai kegiatan utama KKN PPM ini.Dan beberapa kegiatan penunjang lainya seperti:Pelatihan Software Komputer (Corel Draw), Sosialisasi dan penyuluhan rumah sehat, Pelatihan difersifikasi pertanian, Pesantren Kilat di SD Negeri 02 Girirejo, Posyandu, Gotong Royong atau Kerja Bakti Bersama Warga Dusun Mantran Wetan Desa Girirejo Kec. Ngablak Kab. Magelang, yang secara simbolis diresmikan Rektor Unpand, Erwin Dwi Edi Wibowo dan dihadiri Camat, Kapolsek dan Danramil Ngablak Kabupaten Magelang

Friday, July 11, 2014

PENGABDIAN UNPAND "KEMBANGKAN BATIK SEMARANG"


Batik telah diakui dunia sebagai kerajinan asli Indonesia, bahkan di setiap daerah memiliki kerajinan batik. Pemerintah Kota Semarang telah membuat klaster-klaster kerajinan di Semarang, dan salah satunya adalah klaster batik. Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang Semarang saat ini memiliki potensi kerajinan batik dengan corak khas Semarang dengan 80 pengrajin batik yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga. Kendala pengembangan sebagian besar pengrajin adalah masalah pemasaran dan keterbatasan wawasan pengembangan disain. Kendala inilah yang menjadi perhatian Universitas Pandanaran (Unpand) melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat selama 45 hari dengan menerjunkan Tim dengan format Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) untuk pengembangan batik Semarang. Hal ini disampaikan Erwin Dwi Edi Wibowo, Rektor Unpand saat membuka kegiatan pengabdian tersebut di Kel Meteseh Tembalang Semarang.
            Salah satu kegiatan pemberdayaan yang dilakukan adalah memfasilitasi jejaring antara kelompok usaha bersama pengrajin batik Meteseh dengan institusi terkait, dengan menyelenggarakan pelatihan dan workshop yang menghadirkan nara sumber ketua Deskranasda Kota Semarang Tia Hendrar prihadi dan Kepala Disperindag Kota Semarang Nurjanah. Kegiatan ini dengan antusias diikuti pengrajin bertempat di Balai Kelurahan Meteseh. Pada kesempatan tersebut para pengrajin menyampaikan berbagai kesulitan yang dihadapi dan mendapat respon positif dari nara sumber, bahkan ke dua nara sumber mempersilahkan para pengrajin untuk memanfaatkan fasilitas yang menjadi kewenangan Dekranasda dan Disperindag, misalnya menyertakan produk batiknya dipamerkan di Gallery yang ada di Balaikota Semarang dan mengikut sertakan produknya pada saat Deskranasda membuka pameran tahunan di Inacraf. Sedangkan best practice disampaikan oleh pemilik batik Seroja, salah satu dari dua pengrajin batik Semarang yang telah mampu mengembangkan usahanya. Selain itu pada kesempatan tersebut Tim KKN-PPM Unpand juga memberikan pelatihan dengan mengajarkan promosi usaha melalui internet serta pengembangan kreatifitas disain batik dengan corak khas Semarang yang diselenggarakan di laboratorium komputer kampus Unpand. Diharapkan dengan keberagaman disain yang tetap mengedepankan ciri khas Semarang akan menjadi nilai tambah produk batik Semarang sehingga meningkatkan potensi pemasarannya. Tim Unpand juga memberikan wawasan bahwa produk batik tidak hanya dapat digunakan untuk sandang, tetapi juga untuk penataan interior disain ruangan. Selain pelatihan dan workshop juga dilakukan pendampingan kepada pengrajin dalam implementasi materi pelatihan, termasuk membimbing dalam pengajuan proposal ke beberapa institusi, pengurusan perijinan dan legalitas serta menanamkan jiwa kewirausahaan kepada para pengrajin batik Meteseh.

Tuesday, June 24, 2014

MAHASISWA UNPAND KKN DIBEAYAI DIKTI


Universitas Pandanaran (Unpand) pada bulan Juni sampai Juli 2014 melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata yang dilaksanakan di 3 lokasi masing-masingselama 45 hari, yaitu di Desa Betahwalang kecamatan Bonang Kab Demak, Desa Girirejo kecamatan Ngablak Kab Magelang, dan Kelurahan Meteseh kecamatan Tembalang Kota Semarang dengan beaya yang bersumber dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi Unpand yang memperoleh hibah dari Dirjen Dikti Kemdikbud sehingga mahasiswa peserta KKN kali ini tidak dibebani dengan beaya KKN, bahkan mereka mendapatkan living cost selama tinggal di lokasi KKN, demikian disampaikan oleh Erwin Dwi Edi Wibowo, Rektor Unpand di sela-sela acara pelepasan tim KKN PPM di kampus Banjarsari Barat Tembalang Semarang baru-baru ini. Hibah tersebut merupakan prestasi tersendiri bagi Unpand karena di lingkungan Kopertis wilayah Jawa Tengah, hanya delapan perguruan tinggi swasta yang berhasil meraih hibah KKN PPM dan kami adalah satu diantaranya, demikian lanjutnya. Saat melepas tim KKN, Erwin berpesan agar program yang akan dilaksanakan benar-benar mampu memberdayakan masyarakat setempat sesuai dengan potensi yang ada di tiap lokasi, sehingga akan menghasilkan peningkatan kesejahteraan dan taraf kehidupan masyarakat.
Sesuai dengan tema maka KKN kali ini akan dikonsentrasikan kepada program pemberdayaan masyarakat (PPM), karena itu para mahasiswa dengan didampingi oleh dosen pembimbing lapangan akan memberdayakan potensi yang ada pada desa/kelurahan danmasyarakat setempat dalam rangka memacu pembangunan serta upaya meningkatkan taraf kehidupan terutama perbaikan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat. Di Betahwalang Bonang Demak akan diberdayakan potensi tanaman mangrove yang selain berguna untuk penyelamatan pantai juga dapat diolah agar memiliki nilai ekonomis, di Girirejo Ngablak Magelang akan diberdayakan potensi pengembangan infrastruktur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan nilai tambah pada potensi yang ada, dan di Meteseh Tembalang Semarang akan diberdayakan potensi batik khas Semarang untuk mengangkat perekonomian sentra industry batik Semarang dan mengembangkan sumberdaya manusia perajin batik. Sebelum mahasiswa diterjunkan, sudah dilakukan survey oleh tim dosen pembimbing sehingga potensi yang berpeluang diberdayakan yang dimiliki masing-masing lokasi sudah diketahui, sehingga program pemberdayaan yang dilakukan berbasis pada sumberdaya potensial yang dimiliki setiap lokasi. Para mahasiswa juga telah mengikuti program pembekalan KKN sehingga memiliki pemahaman tentang program pemberdayaan yang akan dilakukan di masing-masing lokasi.
Sementara itu Plt. Ketua Lembaga Penelitiandan Pengabdian kepada Masyarakat Unpand, Widi Astuti mengatakan bahwa untuk tahun 2014 selain mendapatkan dana hibah KKN PPM, Unpand juga menerima dana hibah penelitian Desentralisasi dari Dirjen Dikti, antara lain penelitian kerjasama antar perguruan tinggi dan penelitian dosen pemula. Widi menambahkan bahwa semua kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tersebut merupakan usulan yang lolos seleksi Dirjen Dikti beberapa waktu lalu dan pelaksanaan kegiatan dilakukan pada rentang waktu Mei sampai Agustus 2014. Selain meraih hibah dari Dirjen Dikti, LPPM Unpand  juga mendapat kepercayaan untuk melaksanakan kegiatan penelitian dan KKN dengan pendanaan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.


Monday, June 9, 2014

PELANTIKAN SENAT & BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA PERIODE 2014-2015


Bertempat di kampus Unpand Jl.Banjarsari Barat 1 Semarang pada hari Sabtu 7 Juni 2014 dilaksanakan pelantikan pengurus Senat Mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa periode 2014-2015. Senat Mahasiswa diketuai oleh Rizki Maulana sedangkan Badan Eksekutif Mahasiswa memiliki Presiden M Dzikron. Struktur organisasi kedua lembaga kemahasiswaan tersebut dilengkapi dengan berbagai bidang sesuai dengan program kerjanya.
Pelantikan dilakukan oleh Rektor Unpand dengan
disaksikan oleh para Pembantu Rektor, Dekan dan Ketua Jurusan, serta para dosen dan mahasiswa. Mengingat masa bhaktinya hanya satu tahun maka setelah dilantik, pengurus akan segera melakukan konsolidasi dan melaksanakan program kerja
Rektor memberikan apresiasi pada setiap kegiatan mahasiswa Unpand dan berharap setiap mahasiswa Unpand dapat memanfaatkan waktu studi sekaligus untuk menimba pengalaman berorganisasi, karena pengalaman berorganisasi akan dapat mengasah soft skill mahasiswa dan sangat bermanfaat.